Langsung ke konten utama

Resep Wadi Khas Kalimantan Tengah Asli


Kehidupan suku Dayak dan Banjar yang tinggal di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah tak bisa lepas dari kegiatan tanam padi di ladang dan menjaring ikan di sungai. Ketika sedang musim sepi ikan biasanya mereka telah menyiapkan persediaan ikan terfermentasi yang dinamakan wadi. Wadi menjadi makanan khas Kalimantan Tengah yang disukai oleh penduduknya, namun tidak untuk mereka yang belum pernah mengenal makanan satu ini karena bau dari wadi yang sangat menyengat.


Wadi atau ikan terfermentasi dibuat melalui proses yang cukup rumit selama kurang lebih dua hari dua malam sebelum bisa disantap. Hampir segala jenis ikan sungai bisa dijadikan wadi, jadi tergantung selera pembuatnya mau menggunakan ikan apa. Ikan yang sudah menjadi wadi bisa tahan hingga berbulan-bulan, bahkan tahunan. Wadi mempunyai rasa asam yang unik. 


Saat ini banyak penduduk Palangkaraya yang melakukan uji coba terhadap penambahan bahan agar cita rasa dair wadi bisa diterima oleh seluruh lidah masyarakat Indonesia, seperti menambahkan gula merah dan jeruk nipis misalnya.

Wadi merupakan salah satu masakan khas masyarakat Borneo, suku Dayak dan Banjar. Wadi merupakan metode pengawetan ikan yang paling khas, yaitu pengawetan ikan dengan proses fermentasi.

Ø  Bahan-bahan:
ü  Ikan sungai, misalnya ikan papuyu (ikan sungai kecil yang bentuknya pipih).

Ø  Pelengkap:
ü  Samu / Kue 2 jari (nama untuk jenis kue beras yang sudah diolah) hancurkan hingga menjadi serbuk. Tapi kalau tidak ada bisa digunakan beras yang disangrai sampai kecoklatan dan diblender hingga bentuknya menyerupai tepung.
ü  Perbandingan antara bahan dan pelengkapnya: misalnya bila ikan  ½ kg maka pelengkapnya 1 genggam. Bila ikan 1 kg maka pelengkapnya 2 genggam.

Ø  Penyedap:
ü  Garam dan Gula secukupnya.

Ø  Cara membuat:
ü  Cuci bersih dan potong bahan yang ingin di buat wadi (ikan sungai tadi) seukuran separuh telapak tangan orang dewasa, kemudian campurkan dengan pelengkapnya serta penyedap (gula dan garam) secukupnya.
ü  Masukkan dalam toples yang tertutup rapat. Awetkan sampai berubah warna dan aroma (biasanya minimal 2 minggu).  Makanan siap diolah.

Ø  Cara mengolah
ü  Untuk mengolahnya bisa dengan 2 cara.
ü  Yang pertama untuk masakan yang kering langsung goreng dengan minyak panas.
ü  Yang kedua bisa dibuat menjadi masakan yang berkuah, yaitu goreng dulu irisan bawang merah dan bawang putih, setelah harum campurkan wadi tersebut berserta air sedikit (sebagai kuahnya). Jika masih agak hambar tambahkan garam, gula dan penyedap rasa. Terakhir tambahkan cabe rawit yang masih utuh ke dalamnya. Setelah mendidih dan matang, angkat dan sajikan bersama rebusan daun singkong atau rebusan daun papaya. (Wadi disajikan dalam mangkok/piring kecil untuk ditotol dengan lalapan tadi, dan jangan lupa supaya agak pedas tinggal pencet cabe rawit yang sudah dimasukkan tadi)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resep Bangamat Khas Kalimantan Tengah Asli

Jika pada poin ke-4 ada makanan khas Kalimantan Tengah berupa hintalu karuang yang dalam bahasa Banjar berarti “telur kelelawar” tapi pada kenyataannya makanan tersebut tidak terbuat dari kelelawar, kali ini ada masakan khas lain yang benar-benar mengandung kelelawar, namanya bangamat. Bangamat adalah makanan yang menyajikan daging kelelawar ke dalam hidangannya. Baca juga : resep ikan bakar khas kalteng klik disini Daging kelelawar yang hendak diolah telah melewati proses pembersihan terlebih dahulu sebelum dimasak dengan bumbu hingga matang. Pengolahan daging kelelawar saat dimasak biasanya dilakukan bersama sulur kelari atau dengan sayur hati batang pisang. Bangamat termasuk kuliner yang hanya bisa ditemui di Kalimantan Tengah. Setiap wisatawan yang ingin menyicip kuliner unik nan ekstrim dari Kota Cantik disarankan untuk mencoba makanan satu ini. Ø   Bahan : ü   1 kg Umbut atau pohon kelapa bagian atas. ü   1 ruas kunyit dan laos sudah di pukul su...

Resep Gabing Khas Lampung Asli

Gabing merupakan salah masakan khas Lampung yang mungkin pernah kamu jumpai di daerah lainya. Gabing sendiri berbahan baku yang cukup unik karena terbuat dari batang kelapa yang masih muda. Pembuatan gabing sendiri cukup simple namun cukup khas sesuai dengan masakan Lampung. Batang kelapa muda diiris hingga menyerupai lempengan kecil memanjang berukuran 3 sampai 4 cm. Kemudian direbus hingga lunak dan dimasukan bumbu rempah sampai tercium aroma yang kuat dengan rasa yang nikmat.  Gabing merupakan masakan berkuah, walau terkadang ada juga beberapa orang yang tidak memberikan kuat pada masakan tersebut. Untuk menambah cita rasa pada makanan Gabing, kamu bisa mencampurnya dengan daging segar, jamur, dan olahan lainya yang akan memperkaya masakan. Bahan-bahan Untuk Membuat Gabing Baca juga : Resep seruit berkuah khas lampung. klik disini Buat bunda yang pengen coba-coba masak makanan yang satu ini. Jangan lupa siapkan semua bahan-bahan nya ya..!. Untuk bahan-ba...

Resep Kalumpe Khas Kalimantan Tengah Asli

Kalumpe adalah makanan khas suku Dayak di Kalimantan Tengah. Sayur kalumpe secara tampilan sangat mirip dengan sayur daun singkong yang lazim ditemui di dataran Jawa dan sekitarnya. Sayur khas Kalimantan Selatan ini juga terbuat dari daun singkong. Bedanya kalumpe dengan sayur daun singkong pada umumnya adalah daun singkongnya yang ditumbuk halus sebelum diolah dan disajikan.  Kalumpe atau karuang juga mengandung kuah kental yang terbuat dari campuran bumbu rempah seperti bawang putih, bawang merah, serai, lengkuas, kayu manis, dan cabai. Untuk menambah cita rasa, masakan ini diberi pelengkap berupa terong kecil atau terong pipit. Setelah kalumpe jadi biasanya tidak langsung disajikan, melainkan diberi taburan kacang tanah dan ikan teri terlebih dahulu. Kalumpe oleh masyarakat Kalteng dimakan bersama nasi hangat dan sambal terasi. Baca juga :   resep ikan bakar khas kalteng klik disini Kalumpe / karuang adalah sayuran yang berasal dari Kalimantan Tengah. Makan...